GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Jenis-Jenis Dan Macam-Macam Tanaman Hias Part VIII

Tuesday, March 17th 2015.

Beberapa tanaman di bawah ini sudah lama tidak dijumpai atau jarang dijumpai di pekarangan atau halaman rumah orang Indonesia. Tanaman-tanaman seperti bunga nusa indah, nona makan sirih dan nanas kerang mungkin jadi terasa asing bagi sebagaian orang Indonesia saat ini. Berikut kami sajikan tentang tanaman-tanaman tersebut agar kita lebih tahu bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan tanaman hias.

45. Mawar (Rosa sp.)

Mawar adalah tanaman herba dengan batang berkayu dan berbentuk bulat. Tanaman ini memiliki mahkota bunga dengan beraneka macam warna yang menarik sehingga banyak dipelihara dan dibudayakan sebagai bunga hias dan bunga potong.

Mawar

Batang tanaman mawar memiliki kambium dan permukaan batangnya licin. Batang mawar berwarna hijau pada saat masih muda dan akan menjadi kasar dan berwarna coklat (saat tua) namun memiliki duri-duri tajam yang kokoh dan kuat. Akar tanaman mawar merupakan akar tunggang.

Daun mawar merupakan daun majemuk ganjil ganda, pertulangan daun menyirip dan terletak tersebar. Tangkai pada bagian pangkalnya bersayap. Anak daun mawar berbentuk jorong, ujung daun runcing dan pangkal daun tumpul. Tepi daun bergerigi, permukaan daun berkerut dengan daging daun menyerupai kertas, berwarna hijau. Lamina (helai) daun memiliki panjang 3-5 cm dan lebar 2-3 cm.

Tanaman ini dapat hidup pada daerah dengn curah hujan 500-3.000 mm3/tahun, kelembaban 70%-80%, pH tanah 5-7, suhu 10oC- 26oC, dan pada daerah dengan ketinggian 500-800 meter dpl.

Tanaman yang merupakan famili Rosaceae ini memiliki bunga berukuran besar dan bertumpuk. Bunga mawar merupakan bunga tunggal dan bunga terminal (flos terminalis) yang tumbuh di ujung batang. Kelopak bunga mawar berbentuk segitiga yang memiliki serat atau bulu halus dan berwarna hijau.

Daun mahkota berwarna antara lain putih, merah muda, oranye dan warna-warni menarik lainnyaa. Diameter bunga berkisar antara 6,5 cm hingga 7,5 cm. Panjang helaian daun mahkota antara 2,5 cm hingga 3 cm dengan lebar 2-2,5 cm. Posisi benang sari dan putik berada pada dasar bunga. Perbanyakan dapat melalui biji dan stek batang.

Selain sebagai tanaman hias, mawar dimanfaatkan akarnya sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit kulit seperti bisul dan borok, dan lain sebagainya.

46. Melati (Jasminum sambac)

Melati merupakan tanaman perdu berbunga yang dijadikan sebagai salah satu tanaman penghias pekarangan juga sebagai bunga potong untuk dekorasi seperti pernikahan, pemakaman, dan penghias ruangan lainnya. Tanaman yang berkerabat dengan zaitun dalam famili Oleaceae ini memiliki batang tegak, dan termasuk merambat. Tanaman ini memiliki tinggi mulai 0,3 meter hingga mencapai tinggi 3 meter. Batang melati berkayu, bercabang, sedikit memiliki bulu halus, dan berwarna coklat. Rambatan batang melati saat masih muda terjurai (sedikit berantakan). Akar melati merupakan akar tunggang berbuku-buku yang kuat sehingga dapat menopang tanaman.

Melati

Daun melati merupakan daun majemuk pinnatus (menyirip) dan duduk daun saling berhadap-hadapan (apposite) pada buku-buku batang. Lamina (helaian) daun berbentuk bulat telur dan ada pula yang jorong, pangkal daun membulat dan ujungnya meruncing. Tepi daun rata dan pertulangan daun menyirip. Ukuran lamina berkisar antara 5-10 cm untuk ukuran panjangnya dan lebarnya sekitar 4-6 cm dan permukaan daunnya agak berkerut dan berwarna hijau.

Perbungaan tanaman melati termasuk majemuk terbatas dengan bunga sejumlah 3 atau bunga tersusun dalam tandan dalam jumlah yang banyak dan umbuh di ketiak daun. Bunga melati merupakan bunga tunggal atau terkadang berpasangan. Ruas kelopak bunga melati sekitar 7-10 ruas yang masing-masing kelopak memiliki panjang sekitar 2,5mm hingga 7 mm dan sedikit berbulu (halus).

Mahkota bunga berbentuk lembaran yang agak berkerut, berwarna putih, mengeluarkan aroma wangi, berbentuk buat telur atau lonjong dengan panjang sekitar 8 mm hingga 15 mm. Tanaman melati memiliki buah berbentuk buni dan berwarna hitam. Buah tanaman ini tampak mengkilap dan dikelilingi oleh kelopak. Namun beberapa varietas dengan bunga ganda, tidak menghasilkan buah.

Tanaman yang tumbuh pada iklim tropis ini umumnya dibudidayakan untuk aroma khas yang mereka miliki. Selain sebagai tanaman hias di pekarangan rumah dan dekorasi, tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat dan sebagai bahan pewangi pada beberapa jenis produk teh.

Tapal-tapal daun melati umumnya dipakai untuk mengobati penyakit bisul dan sakit kulit secara tradisional, dan daun-daunnya juga dimanfaatkan sebagai obat tadisional untuk mengobati sariawan dan gusi bengkak. Bunga melati juga dieksrak untuk dijadikan sebagai bahan baku minyak wangi. Ekstrak akarnya juga bisa dimanfaatkan secara tradisional sebagi obat penurun demam, asthma, atau radang paru-paru. Akarnya memiliki rasa agak manis, sedikit pedas namun diketahui agak beracun sehingga penggunaannya harus ekstra hati-hati dan teliti.

47. Nanas Kerang (Rhoeo spathacea)

Tanaman nanas kerang (Jawa: nanas kerang) merupakan tanaman semak yang berbatang pendek, kasar dan berwarna coklat. Tinggi tanaman ini 40-60 cm. Tanaman nanas kerang merupakan tanaman dari suku (famili) Commelinaceae dan genus Rhoeo dan berasal dari Meksiko serta Hindia barat. Akar tanaman ini merupakan akar serabut berwarna kecoklatan.

Nanas Kerang

Tanaman nanas kerang merupakan tanaman hias yang dinikmati daunnya. Daun Rhoe spathacea merupakan daun tunggal, dengan bentuk lonjong, pangkal daun memeluk pada batang dan ujung daun meruncing. Tepi daun rata dengan kisaran panjang daun 25 cm hingga 30 cm serat lebar daun 3-6 cm. Permukaan atas daun hijau sedangkan permukaan bawah daun merah atau merah kecoklatan.

Tanaman nanas kerang memiliki bunga majemuk berbentuk mangkok. Bunga muncul dari ketiak daun dan terbungkus kelopak menyerupai kerang. Mahkota bunga berbentuk segitiga berjumlah tiga lembar dan berwarna putih. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang lembab. Perbanyakan tanaman dapat melalui pemisahan tunas anakannya.

Tanaman nanas kerang selain tanaman hias juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman untuk pengobatan tradisional. Beberapa penyakit diyakini dapat sembuh karena tanaman nanas kerang ini. Penyakit bronkhitis, berak darah, dan mimisan dapat disembuhkan secara tradisional dengan nanas kerang ini. Selain itu penyakit tubercolosis (TB) dan disentri basiler juga diyakini dapat sembuh dengan tanaman nanas kerang ini.

48. Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsoniae)

Tanaman nona makan sirih merupakan tanaman perdu merambat (liana) dari suku (famili) Lamiaceae dan genus Clerodendrum. batang tanaman ini berbentuk bulat, berkayu dan berwarna cokelat kehijauan, seringkali terdapat bintik-bintik putih pada permukaan batang. Tinggi tanaman hampir mencapai 4 meter.

Nona Makan Sirih

Daun nona makan sirih merupakan daun tunggal, memiliki tangkai daun, dan bentuk daun bulat telur memanjang. Helaian daun memiliki panjang sekitar 6-12 cm dan lebar 5-8 cm, tepi daun rata dan ujung daun meruncing.

Bunga tanaman nona makan sirih merupakan bunga majemuk terminal (flos terminalis) yang tumbuh di ujung batang namun ada pula yang muncul dari ketiak daun (bunga aksiler). Bunga majemuk tersusun dalam rangkaian racemosa (bunga majemuk tak terbatas) dengan jumlah bunga 8-20 kuntum bunga setiap rangkaian. Warna bunga merah dan memiliki bractea (daun pelindung) berwarna putih. Panjang mahkoa bunga sekitar 2 cm. Buah tanaman ini berbentuk bulat berwarna hijau dan memiliki biji berwarna coklat kehitaman berjumlah 2-4 biji dalam setiap buah.

Tanaman nona makan sirih ini berasal dari Afrika barat yang kemudian tersebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias di pekarangan rumah maupun sebagai tanaman peneduh jalan. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Nona makan sirih menyukai sinar matahari penuh sepanjang hari dan menyukai sedikit naungan. Tanaman ini dapat diperbanyak melalui bijinya dan juga dapat melalui stek.

Selain sabagai tanaman hias, nona makan sirih juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan tanaman ini antara lain kencing batu, luka gigitan ular, penurun demam, wasir, dan diare.

49. Nusa Indah (Mussaenda frondosa)

Tanaman nusa indah merupakan tanaman perdu dari golongan suku kopi-kopian atau famili Rubiaceae. Tanaman ini umumnya tumbuh liar di lereng bukit dan semak belukar namun juga ditanam sebagai tanaman hias. Tinggi tanaman dari genus Mussaenda ini berkisar antara 2 meter hingga mencapai ketinggian 5 meter. Batangnya berbentuk bulat dan bercabang. Percabangan batang rapat, batang bertekstur kasar dan berwarna coklat.

Nusa Indah

Akar tanaman ini merupakan akar serabut yang berwarna putih agak kekuningan.Daun nusa indah merupakan daun tunggal dengan duduk daun saling berhadapan. Daun memiliki tangkai bulat dan berbulu dengan panjang berkisar antara 1-3 cm. Daun berwarna hijau dengan helai (lamina) daun berbentuk oval dengan pangkal dan ujungdaun yang runcing. Daun memiliki permukaan bebulu, tepi yang rata dan pertulangan daun menyirip. Ukuran panjang daun sekitar 8-15 cm dan lebar 4-8 cm.

Bunga nusa indah berbentuk malai dan termasuk bunga majemuk terminal. Bunga nusa indah memiliki kelopak semu berukuran mirip daun dan berbentuk oval. Dasar mahkota bunga berbentuk menyerupai tabung. Bunga berwarna oranye dengan ujung saling lepas berjumlah empat helai dengan permukaan berbulu. Bunga ini memiliki biji berbentuk lanset, berwarna coklat, dan berukuran kecil.

Tanaman nusa indah dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 1.700 m dpl. Perbanyakan tanaman nussa indah dapat dilakukan secara generatif yaitu melalui biji ataupun secara vegetatif buatan melalui stek batang.

Selain sebagai tanaman hias, bagian-bagian tanaman nusa indah seperti daun dan batangnya juga dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Daun nusa indah dapat dijadikan sebagai anti radang, penurun panas, obat batuk, dan lain-lain. Batang bunga nusa indah diketahui dapat dimanfaatkan sebagai pencegah kanker.

Bagikan ke:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+

Produk terbaru

Rekening Bank

No rek BCA akan di-SMS bersama total tagihan
No rek Mandiri akan di-SMS bersama total tagihan
No rek BNI akan di-SMS bersama total tagihan
No rek BRI akan di-SMS bersama total tagihan

Pengiriman

Temukan Kami di